HUNTERNEWS INHU – Upaya persuasif yang ditempuh Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi bersama Bupati Inhu Ade Agus Hartanto SSos MSi akhirnya membuahkan hasil nyata. Warga Desa Pesajian, Kecamatan Batang Peranap, dengan penuh kesadaran membongkar sendiri peralatan tambang emas ilegal (PETI) yang selama ini digunakan di kawasan tersebut.
Terkait kegiatan tersebut Anggota DPRD Inhu Fajri Anugrah SH MH mengapresiasi langkah Polri dan Pemerintah dalam menertibkan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Batang Kuantan Sungai Indragiri Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau.
Berharap pemerintah memfasilitasi dengan pembinaan kegiatan yang dilakukan masyarakat agar memiliki legalitas melalui koperasi agar penambangan dapat dilakukan secara legal dan lingkungan tetap terjaga.
Lanjut Politisi Partai Nasdem itu, untuk mengubah tambang ilegal menjadi legal, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan regulasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengawasan yang ketat.
Regulasi yang Jelas dan sederhana terhadap proses perizinan pertambangan harus disederhanakan dan diperjelas untuk mengurangi korupsi dan praktik kolusi. Transparansi dan akuntabilitas dalam perizinan sangat penting untuk memastikan semua pihak mematuhi aturan yang berlaku, ucapnya.
Pemberdayaan yang terlibat dalam penambangan ilegal perlu diberikan alternatif mata pencaharian yang layak serta program pelatihan keterampilan, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), dan akses ke pasar yang lebih luas dapat membantu mengurangi ketergantungan pada aktivitas ilegal .
Pengawasan dan penegakan Hukum yang ada harus ditegakkan secara adil dan tanpa pandang bulu terhadap semua pelaku, termasuk oknum aparat yang terlibat .
Rehabilitasi Lahan
Program rehabilitasi lahan bekas tambang ilegal perlu dijalankan secara serius untuk memulihkan lingkungan dan mencegah kerusakan lebih lanjut .
“Dengan pendekatan yang tepat, tambang ilegal dapat diubah menjadi operasi yang legal dan berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan negara sambil tetap menjaga lingkungan,” Pungkas Fajri Anugrah, Ketua IPMR Inhu. (Redaktur)






