HUNTERNEWS COM – Peristiwa meledaknya pipa Gas milik PT TGI menuai perhatian serius dari berbagai pihak. Ketua Dewan Kehormatan Lembaga Adat Melayu Riau (DK- LAMR) Kawasan Pasirpenyu Kabupaten Indragiri Hulu, Datok Arifuddin Akhalik, meminta perusahaan agar lebih memperhatikan sistem perawatan (maintenance) seluruh instalasi pipa dan fasilitas produksi.
Menurut Arifuddin, insiden tersebut tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat sekitar serta berdampak terhadap lingkungan.
“Perusahaan harus melakukan evaluasi total, khususnya terkait perawatan dan pengawasan pipa. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas Datok Arifuddin, Sabtu (10/01/2026).
Selain itu, ia juga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan investigasi secara menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.
“Pemerintah harus segera membentuk tim investigasi independen agar kejadian ini terang-benderang. Jika ada kelalaian, harus ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Aktivis Pemerhati Lingkungan itu menilai, transparansi hasil investigasi sangat penting agar masyarakat tidak berspekulasi dan tetap merasa aman. Ia juga meminta PT TGI bersikap terbuka kepada publik terkait kondisi infrastruktur perusahaan serta langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT TGI masih diupayakan untuk dimintai keterangan resmi terkait insiden tersebut, termasuk mengenai penyebab ledakan dan dampak yang ditimbulkan. (HNC- Fauzi)






