Skip to content
HUNTER NEWS

HUNTER NEWS

Primary Menu
  • Beranda
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Olah raga
  • Redaksi
  • Hari-hari Rutinitas Babinsa Koramil 04/PP Dalam Pencegahan Karhutla Gelar Patroli dan Sosialisasi 
riau
  • Home
  • Adat
  • Gubernur dan Kapolda Riau Jadi Saksi di Prosesi Anugerah Adat Dari LAMR Kepada Kapolri
  • Adat

Gubernur dan Kapolda Riau Jadi Saksi di Prosesi Anugerah Adat Dari LAMR Kepada Kapolri

Avatar photo Admin 12 Juli 2025 2 minutes read
1752327472-picsay

Pekanbaru, Hunter News Inhu – Prosesi pemberian Anugerah Adat Ingatan Budi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) berlangsung khidmat. Didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolri mendengarkan elu-eluan masyarakat adat yang memenuhi acara tersebut.

Pemberian Anugerah Adat Ingatan Budi digelar di Balairung Tenas Effendy Balai Adat LAMR, Sabtu (12/7/2025). Jenderal Sigit, Irjen Herry Heryawan, dan Abdul Wahid duduk di tempat prosesi adat (di depan peterakna).

Prosesi berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan doa. Selanjutnya, Kapolri mendengarkan syair yang berisi tentang kinerja Kapolri Jenderal Sigit yang dibacakan oleh Puan Siska Armizka.

Selanjutnya, prosesi dilanjutkan dengan mendengarkan elu-eluan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil. Taufik Ikram menyampaikan makna dalam pemberian Anugerah Adat Ingatan Budi terhadap Kapolri ini.

“Bahwa budi adalah serangkaian kemampuan kognitif, yang memungkinkan kesadaran, persepsi, pertimbangan, dan ingatan manusia dan organis lain yang menjadi penggerak bagi peradaban,” kata Taufik Ikram.

Dalam alam Melayu, budi mengandung tingkah laku yang halus, toleransi, penghargaan, baik, teruji, empati, bahkan ketika syair bicara ia mewujud bersama-sama.

“Jadi dalam budaya Melayu Riau, budi menempati suatu wilayah yang istimewa,” katanya.

Kata budi itu sendiri memiliki makna mendalam sebagai sosok yang melewati jangkauan tempat dan waktu. Kata ini mengiringi sesuatu yang nyata dalma kehidupan sehari-hari di mana saja, tetapi kekal mewujud sepanjang waktu.

“Kata budi, kata budi termasuk kata asli Melayu yang tidak pernah diubah sesuaikan ke dalam bahasa lain, sebagaimana yang banyak ditemukan dalam kosakata Melayu,” katanya.

Karena budi bukan hanya tanda, tetapi juga suatu konsep.

“Itulah makanya muncul pisang emas bawa berlayar, simpan sebiji di atas peti, hutang emas dapat dibayar, utang budi dibawa mati,” ungkapnya.

Kata budi juga menjadi suatu yang istimewa sehingga diungkapkan dalam sejumlah peribahasa, seperti “Mau melihat orang berbangsa lihat kepada budi bahasa” atau istilah “yang berdiri dalam budi” untuk menunjukkan keistimewaan seseorang.(Rilise)

Related Posts:

  • 1752326420-picsay
    Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari LAM…
  • IMG-20260114-WA0017
    Visi 'Hijau' Mengubah Stigma Riau Penghasil Asap,…
  • 1770195438-picsay
    Kapolri Hadiri Pemakaman  Meriyati Hoegeng, Pesan…
  • IMG-20251119-WA0021
    Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Kunjungan…
  • IMG_20251011_151138_166
    Ratusan Masyarakat Dan Mantan Gubri H Syamsuar…
  • 1752754082
    Gagalkan 100 Calon Pekerja Migran Indonesia, 11…
Post Views: 46

Post navigation

Previous: Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari LAM Riau: Simbol Kehormatan, Amanah Moral dan Komitmen Kebangsaan
Next: Aksi Galang Donasi Korban Kebakaran Yang Dilakukan IKMR dan Masyarakat Berjumlah Rp 45 Juta

Related Stories

1752326420-picsay
  • Adat

Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari LAM Riau: Simbol Kehormatan, Amanah Moral dan Komitmen Kebangsaan

Avatar photo Admin 12 Juli 2025 0
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.