INHU, HUNTERNEWS.COM – Koperasi Kelompok Tani Jerry Dokter Karya Mandiri (Koptan JDKM) yang mendapat kerja sama operasional (KSO) dari PT Agrinas Palma Nusantara (APN) menunjukkan kinerja positif dengan tetap mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Salah satu bentuk kepatuhan itu tampak dari komitmen koperasi dalam memelihara kebun kelapa sawit setelah panen, sehingga produktivitas tetap stabil dan kualitas tandan buah segar (TBS) terus meningkat.

Ketua koperasi Koptan JDKM, Dr Jerry Adli MMR didampingi Menejer Kebun Erik SP dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat (31/10/2025) menjelaskan bahwa pihaknya selalu berpegang pada aturan yang tertuang dalam perjanjian KSO berumur 3 bulan namun setiap kebun sawit yang telah dipanen wajib segera dirawat dan dipelihara agar tidak menurun produktivitasnya.
“Kami berpegang pada prinsip bahwa kerja sama harus dijalankan dengan tanggung jawab. Setelah panen, kami langsung melakukan perawatan — mulai dari pemupukan, pembersihan piringan, hingga pengendalian gulma. Semua kami lakukan sesuai pedoman PT Agrinas,” ujar Dr Jerry.
Ia menambahkan, hasil kerja sama yang baik dengan PT Agrinas tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil panen, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan dan semangat gotong royong di kalangan anggota koperasi. Dukungan teknis dan pembinaan yang diberikan PT Agrinas juga membantu koperasi dalam mengelola lahan dengan lebih efisien.

General Manager (GM) PT Agrinas, Brigjen TNI Purn Yuswandi mengapresiasi langkah Koptan JDKM yang dinilai konsisten menjalankan kewajibannya.
“Kepatuhan terhadap aturan KSO adalah kunci keberhasilan program kemitraan ini. Kami berharap semangat seperti ini bisa menjadi contoh bagi koperasi lain di wilayah kerja Agrinas,” Singkat Yuswandi.
Kepatuhan koperasi dalam menjalankan KSO terbukti membawa dampak positif. Selain menjaga kualitas panen, pola pengelolaan yang tertib juga membantu meningkatkan kesejahteraan anggota dan menjaga kelestarian kebun sawit secara berkelanjutan.
Melalui sistem KSO, PT Agrinas berupaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan kebun sawit secara profesional. Dengan sinergi yang baik antara perusahaan dan koperasi, diharapkan produksi sawit nasional semakin efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa koperasi juga bisa maju dan mandiri jika bekerja sesuai aturan. Kunci utamanya disiplin dan komitmen,” tutup Ketua Koperasi, Dr Jerry Adli MMR dengan optimis. (Fauzi/ Media Center)







