PERANAP, HUNTERNEWS COM – Sorotan terhadap proyek pemeliharaan berkala jalan kabupaten di Kecamatan Peranap, tepatnya di ruas Jalan Sutan Muda dan Jalan Yakub Jabar, semakin menguat. Selain dugaan pekerjaan asal-asalan oleh kontraktor, pola komunikasi pihak terkait juga turut menuai kritik.
Sejumlah warga Peranap mengeluhkan kondisi jalan yang baru diperbaiki namun sudah terlihat rusak di beberapa titik. Permukaan bergelombang, tambalan tidak rapi, hingga material yang diduga tidak sesuai spesifikasi menjadi keluhan utama masyarakat.
“Baru siap beberapa hari, tapi sudah mulai pecah dan tidak rata. Kami bingung kenapa pekerjaan seperti ini dibiarkan,” ujar salah seorang warga.
Lebih lanjut, ketika wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut mulai dari pengawas perusahaan, konsultan pengawas, hingga pihak pelaksana di lapangan semuanya justru memilih menghindar dan tidak memberikan penjelasan.
Upaya untuk meminta klarifikasi langsung di lokasi pekerjaan pun tidak membuahkan hasil. Beberapa pekerja di lapangan mengaku tidak berwenang memberikan keterangan, sementara pejabat teknis maupun pengawas proyek tidak berada di tempat.
“Kami hanya pekerja, yang berhak bicara orang kantor. Mereka jarang turun ke lapangan,” sebut salah satu pekerja singkat.
Sikap tertutup tersebut semakin memunculkan tanda tanya mengenai transparansi dan kualitas pekerjaan proyek yang menggunakan anggaran daerah ini. Masyarakat mendesak agar Dinas PUPR Kabupaten Indragiri Hulu segera melakukan pemeriksaan mutu pekerjaan serta memanggil pihak kontraktor dan konsultan untuk dimintai pertanggungjawaban.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun dinas terkait. (Tim HNC)






