HUNTERNEWS COM – Peringati hari 5 Januari Rengat Berdarah dalam penjajahan Belanda tahun 1949, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) lakukan Upacara dan renungan di Tugu Pahlawan yang berada tepat Kediaman Bupati dijalan ahmad yani Rengat yang ada ditepian sungai indragiri
Selain Forkompinda, ribuan Asn, PPPK maupun PPK Paruh waktu turut ikut dalam upacara memperingati 5 Januari, yang mana kegiatan ini dilakukan setiap tahun nya sebagai bentuk mengenang bahwasannya di Inhu terkhusus Kota rengat pernah terjadi penjajahan begitu sadis oleh Belanda pada tahun 1949.
Dalam kisah pada masa itu sedikit cuplikan 5 Januari 1949 di kota rengat hari rabu tanggal 5 Januari 1949 bahwasannya terjadi peristiwa berdarah diluar kemanusiaan yang mana banjir darah dan air mata atau disebut sebagai hari pembantai lebih kurang 2000 orang oleh tentara Belanda yang bertujuan untuk menguasai dan menjajah kembali terhadap tanah air Indonesia yang merdeka dan berdaulat sejak 17 Agustus 1945.
Sungguh sangat tragis pada waktu itu, Belanda mengerahkan belasan bahkan puluhan pesawat udara menyerang, menembaki, mengebom dan menerjunkan pasukan payung di pinggir barat kota rengat tepatnya dipinggir jalan kelurahan sekip hulu dan hilir sekarang dan mereka bergerak ke arah timur menuju sungai Indragiri mendarat nya kapal perang dari arah tembilahan.
Dengan kekuatan pasukan serta persenjataan modern membantai masyarkat inhu ditepian sungai Indragiri tanpa membedakan mana yang TNI, Perjuangan Rakyat dan mana pula yang merupakan penduduk sipil tak berdosa.Dalam pembantaian turut salah satu nya pemimpin pada masa itu pemerintahan Bupati tulus.
Dalam amanat Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Sos.Msi mengatakan Semoga kehadiran pada upacara peringatan rengat bersejarah ini menjadi saksi bahwa masyarakat inhu maupun yang berada dalam upacara tersebut tidak lupa, tidak lalai dan tidak mengkianati nilai pengorbanan para syuhada rengat.
“Sejarah ini wajib kita kenang, bukan untuk membuka luka lama, tetapi untuk menegaskan jati diri kita sebagai daerah yang lahir dari semangat perlawanan dan keberanian, ” Ungkap Bupati Inhu Ade Agus Hartanto.
Setelah upacara, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto didampingi sang Istri serta Dandim 0302 Inhu Letkol Arh 4. Bangun Bara Kurniawan Prabowo, SE, M.IP, Ketua DPRD Kab. Inhu Sabtu P. Sinurat, S.Sos ,Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K,. M. Si. Danyonif TP 850/SC Letkol Inf. Eko Sugiarto, Ketua Pengadilan Negeri Kab. Inhu Lia Herawati, SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Inhu Dr. Ratih Andrawina Suminar, S.H,. Dan Sekda Inhu Zulfahmi Adrian, S. TP,. M. TP. Lakukan tabur bunga di sungai Indragiri.(Fauzi)






